/> HANI'S WORLD : Pohon Sahabi

Pohon Sahabi



Nah, ini dia brosis sahabat Nabi yang masih hidup sampai saat ini, yaitu Pohon Sahabi berusia 14 abad atau 1400 tahun. Pohon tersebut mendapat gelar The only living Sahabi. 


Letaknya berada di tengah padang gurun Yordania yang kering serta panas, sekitar 150 km dari kota Amman. Pohon ini bukan pohon sembarangan, melainkan sebuah pohon yang diyakini pernah dijadikan tempat berteduh Nabi Muhammad ﷺ. Pada musim semi, daun-daun Pohon Sahabi berwarna hijau cerah yang menyegarkan suasana sekitar, sedangkan di musim gugur dedaunannya berubah warna menjadi kecoklatan dan gugur. Kemudian tumbuh dedaunan muda lagi saat musim semi berikutnya.


Pohon sahabi memiliki 7 batang utama yang berukuran besa dengan ratusan cabangnya dipenuhi dedaunan yang menggantung rendah. Akarnya kekar, sedikit menonjol ke permukaan tanah dengan kulit keriput yang menunjukkan bahwa usianya sangat tua. Daunnya menciptakan kanopi yang luas sehingga bisa digunakan berteduh bagi makhluk hidup, seperti manusia dan hewan dari teriknya panas matahari gurun.


Kisahnya berawal saat Nabi Muhammad ﷺ masih remaja. Beliau melakukan perjalanan ke Syam untuk berdagang sedari kecil, mengikuti pamannya berdagang. Seorang pakar tafsir, Muhammad Ibnu Jarir At-Tabari menceritakan kisah pendeta Buhaira yang bertemu dengan Muhammad kecil. Saat itu usia Nabi Muhammad ﷺ sekitar 9 atau 12 tahun. Beliau sedang bersama pamannya Abu Thalib dan rombongan pedagang Quraisy dalam perjalanan untuk berdagang ke negara Syam.


Dalam perjalanan, rombongan bertemu dengan Buhaira yang seorang pendeta nasrani. Buhaira kemudian mengajak rombongan tersebut beristirahat sejenak di bawah Pohon Sahabi. Sebelumnya memang Buhaira sudah merasakan firasat akan bertemu dengan seorang nabi terakhir. Kepada rombongan tersebut, Buhaira pun memberitahu Abu Thalib bahwa ada tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad kecil. Tanda itu berupa awan yang selalu memayungi Muhammad kecil dari terik panasnya sinar matahari selama perjalanan. Buhaira juga melihat ketika Nabi Muhammad ﷺ sedang duduk di bawah Pohon Sahabi, ranting-ranting pohon tersebut menunduk berusaha menutupi Nabi Muhammad ﷺ agar tidak terkena terik panas matahari. Dia pun berpesan kepada Abu Thalib untuk selalu menjaga putra kecil itu, karena suatu saat ia akan membawa keberkahan bagi umat manusia. 


Semoga Bermanfaat! 


2 komentar: