/> HANI'S WORLD : Misteri

Misteri




LAMPOR

Semilir angin berhembus mencekam. 
Burung hantu merasa takut dan terdiam. 
Keranda terbang melesat siap menerkam. 
Cari pendosa yang lelap di tengah malam.

Maksiat tiada telat diperbuat. 
Dosa-dosa merajalela setiap saat. 
Abaikan kebaikan dengan busuknya tabiat. 
Menjadi kaki tangan iblis durjana terlaknat. 

Cerita rakyat Jawa berselimut mistis, 
Turun temurun bertahan selalu eksis. 
Sebagai mitos yang takkan pernah habis. 
Sang Lampor akan datang walau gerimis. 

Percaya boleh tidakpun tak mengapa. 
Sang Lampor masih mengintai tiap desa. 
Bersihkan hati juga adab maupun norma. 
Agar hidup ini tenang sekaligus bahagia. 


SEGITIGA BERMUDA


Riak ombak yang berdesak. 
Terhampar luas tiada berpasak. 
Hembusan angin membuat sesak. 
Nyali tersedak jiwa tersepak. 

Pesawat terbang mendadak hilang. 
Semua penumpang panik tercengang. 
Menembus batas dimensi ruang. 
Menapaki lintas yang terbentang. 

Dingin airmu tampak bernyawa. 
Merebut paksa setiap raga. 
Mengoyak sukma tak berdosa. 
Raib lenyap tak terbaca. 

Segitiga bermuda tak terbantahkan. 
Dari rohaniwan hingga ilmuwan. 
Lewat wartawan terbit di koran. 
Keberadaanmu jadi misteri berkepanjangan.


SANTET


Gelap pekat menyelimuti. 
Mengintai sinis di malam hari. 
Suara jangkrik diam tak bernyali. 
Udara dingin menusuk kulit ari. 

Bulat panas yang menyala. 
Terbang bebas di angkasa. 
Menuruti dendam yang membara. 
Berbalut mistis sang empunya. 

Dunia menjadi gelap. 
Wajah kehidupan kian sunyi senyap. 
Tingkah polah yang terus berharap. 
Seakan khilaf bercampur kalap. 

Kau manipulasi otak. 
Menuntun hati tak berakhlak. 
Menghalalkan cara tuk merusak. 
Santet yang laknat...kau membuatku muak! 


JAILANGKUNG


Batok kelapa jadi kepala. 
Kayu bambu tubuh dan tangannya.  
Pakai baju laksana manusia. 
Itulah jailangkung sang boneka. 

Antara mitos atau kenyataan. 
Kau kerap disalahgunakan. 
Memanggil arwah penasaran. 
Berharap pasti sebuah jawaban. 

Arwah datang dan pergi. 
Tak dijemput tak diantar kembali. 
Menuruti apa isi hati. 
Kadang liar merasuki. 

Boneka jailangkung..... 
Aroma mistis terselubung. 
Burung malam bersenandung. 
Mengurung jiwa yang terkungkung.


WEWE GOMBEL


Bunda panik jelang datangnya malam. 
Semua anak takut seraya terdiam. 
Membayangkan sosok yang sangat seram. 
Merubah suasana begitu mencekam.

Rambut terurai acak mata melotot merah. 
Baju putih lusuh menjuntai tanah. 
Kuku dada panjang berbau darah. 
Siap menculik siapa yang lengah. 

Wewe gombel sebutan namamu. 
Tak diharapkan datang layaknya tamu. 
Namun muncul tiba-tiba di depan pintu. 
Meneror anak yang bermain selalu. 

Dimensi tahayul ataupun kenyataan. 
Kau kerap tebar rasa ketakutan. 
Hadirmu terus diperbincangkan. 
Sejak zaman kuda hingga mobil sedan. 


• Semua Karya : Hanifah Mahira •

Tidak ada komentar:

Posting Komentar