↷ Fakta Unik Galaksi ↷
1. Galaksi Bimasakti terdiri dari 200 miliar bintang.
2. Kita hanya bisa melihat 0,000003 persen dari total bintang yang ada.
3. Ada sebuah lubang hitam raksasa di pusat galaksi.
4. Bimasakti merupakan galaksi kanibal.
5. Galaksi Bimasakti hampir setua alam semesta
Dilansir NASA, kebanyakan galaksi berusia antara 13,6 sampai 10 miliar tahun. Namun, Bimasakti lahir sekitar 13,6 miliar tahun lalu dan termasuk dalam golongan galaksi pertama yang lahir. Selang 8 miliar tahun kemudian, Matahari mulai terbentuk, begitu juga dengan Bumi dan planet lainnya di Tata Surya.
↷ Galaksi Andromeda ↷
➱ Andromeda adalah galaksi terbesar yang paling dekat dengan kita. Andromeda juga dikenal dengan nama M31 atau Messier 31. Andromeda dikelilingi 14 galaksi kerdil, diantaranya adalah M3, M110, dan M33 (Galaksi Triangulum). Andromeda bisa diamati paling terang pada bulan November.
Galaksi Andromeda memiliki bentuk seperti spiral. Diameter galaksi ini adalah 220.000 tahun cahaya. Galaksi Andromeda berjarak 2,54 juta tahun cahaya dari Bumi.
Galaksi Andromeda memiliki banyak sekali nukleus ganda. Selain itu, galaksi ini memiliki lubang hitam supermasif yang tersembunyi di tengahnya.
↷ Galaksi Black Eye/Mata Hitam (M64) ↷
➱ Galaksi Mata Hitam (juga disebut Messier 64, M64, atau NGC 4826) ditemukan oleh Edward Pigott pada 23 Maret 1779, dan secara independen oleh Johann Elert Bode pada tanggal 4 April tahun yang sama, serta oleh Charles Messier pada tahun 1780. Galaksi ini memiliki sebuah jalur debu penyerap gelap yang spektakuler di depan inti cerah galaksi, sehingga menimbulkan julukan "Mata Hitam" atau "Mata Setan". M64 terkenal di kalangan astronom amatir karena penampilannya di teleskop kecil. Galaksi ini merupakan galaksi spiral di rasi bintang Coma Berenices.
Asensio rekta : 12j 56m 43.7d
Deklinasi : +21° 40′ 58″
Pergeseran merah : 0.001361
Kecepatan radial helio : 408
Kecepatan galaktosentrik : 400
Magnitudo semu : (V)9.36
↷ Ciri-ciri ↷
- Jenis : (R)SA(rs)ab, HIISy2
- Ukuran semu : (V)10.71 × 5.128 moa.
↷ Sifat ↷
➱ Medium antarbintang Messier 64 terdiri dari dua cakram putar lawan yang kira-kira sama massanya. Di dalam cakram berisi jalur debu yang menonjol dari galaksi ini. Populasi bintang galaksi menunjukkan tidak ada yang terdeteksi berputar lawan.
Kemungkinan skenario pembentukan mencakup peleburan dengan galaksi satelit yang kaya gas dalam orbit sungsang, atau terus tumbuhnya awan gas dari medium intergalaktik.
↷ Galaksi Bima Sakti ↷
➱ Bima Sakti adalah galaksi spiral yang besar, yang di dalamnya terdapat Tata Surya, tempat planet Bumi beredar mengelilingi matahari. Matahari hanya salah satu dari sekitar 200 miliar sampai 400 miliar bintang yang membentuk galaksi Bima Sakti. Galaksi ini termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total massa sekitar satu triliun kali massa matahari serta memiliki diameter 100.000 tahun cahaya dan ketebalan 1.000 tahun cahaya.
Semua objek yang berada di Bima Sakti mengorbit di sekeliling pusat galaksi. Tata Surya memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu putaran orbit mengelilingi pusat galaksi, yang berarti telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit Tata Surya dalam Bima Sakti adalah 217 km/s.
Bima Sakti teramati dari berbagai sudut bumi. Dari bumi, Bima Sakti tampak pada langit malam yang cerah dan bebas polusi cahaya sebagai kabut putih kelabu memanjang mengitari busur langit dengan bagian tengahnya terdapat alur gelap. Sebenarnya, kabut putih itu merupakan kumpulan bintang-bintang yang sangat banyak dan lebih rapat daripada di bagian langit lain serta debu dan gas angkasa yang terperangkap dalam piringan orbit. Busur Bima Sakti membentuk sudut sekitar 60 derajat dari ekliptika (piringan orbit bumi relatif terhadap matahari).
Cakram bintang Bima Sakti kira kira berdiameter 100.000 tahun cahaya (9.5×1017 km = 950.000.000.000.000.000 km) diperkirakan rata-rata mempunyai ketebalan 1000 tahun cahaya (9.5×1015 km = 95.000.000.000.000.000 km) Bima Sakti diperkirakan mempunyai setidaknya 200 miliar bintang dan mungkin hingga 400 miliar bintang. Angka pastinya tergantung dari jumlah bintang bermassa rendah, yang sangat sulit dipastikan. Di luar bagian cakram bintang terletak piringan gas yang lebih tebal. Observasi terakhir mengindikasikan bahwa piringan gas Bima Sakti mempunyai ketebalan sekitar 12.000 tahun cahaya (1.1×1017 km = 110.000.000.000.000.000 km), sebesar dua belas kali nilai dari anggapan sebelumnya. Sebagai panduan ukuran fisik Bima Sakti, dapat dimisalkan apabila diameternya dijadikan 100 m, Tata Surya, termasuk Awan Oort, akan berukuran tidak lebih dari 1 mm.
Cahaya galaksi memancar lebih jauh, tetapi ini dibatasi oleh orbit dari dua satelit Bima Sakti yaitu Awan Magellan Besar dan Kecil, yang memiliki perigalacticon kurang lebih 180.000 tahun cahaya (1.7×1018 km = 1.700.000.000.000.000.000 km). Pada jarak ini dan lebih jauh lagi, orbit-orbit dari objek sekitar akan diganggu oleh kedua Awan Magellan dan objek objek itu kemungkinan besar akan terhempas keluar dari Bima Sakti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar