Munculnya telur atau ayam yang lebih dahulu masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Namun para ahli dapat memecahkan misteri tersebut.
Tahun 2010, para peneliti di Inggris meretakkan telur ayam dan kemudian mereka menemukan bahwa protein yang dibutuhkan untuk membentuk cangkang telur itu hanya ditemukan di ovarium dari ayam.
Protein esensial untuk pembentukan cangkang telur ayam adalah ovocleiden-17 (OC-17). Protein ini mengubah kalsium karbonat menjadi kristal kalsit yang menyusun cangkang telur dan 'menciptakan' 6 gram cangkang setiap 24 jam. Jadi tanpa protein dalam sistem reproduksi ayam betina, telur tidak akan mungkin terbentuk.
Sehingga dapat disimpulkan dengan mudah bahwa yang lebih muncul adalah ayam. Karena tanpa protein tersebut telur tidak dapat terbentuk.
"Sejak lama diduga telur yang lebih dulu ada. Tapi, sekarang kita punya bukti sains yang membuktikan bahwa faktanya, ayamlah yang lebih dulu ada," — Dr. Colin Freeman dari Universitas Sheffield yang bekerja di Universitas Warwick.
Penemuan protein dalam pembentukan cangkang telur pun bermanfaat bagi kehidupan manusia. Salah satunya yaitu mengkristalisasi karbondioksida menjadi batu gamping, agar dapat bermanfaat bagi lingkungan.

Endog
BalasHapusThanks kawan🙏🏻
Hapus