Syaiful terlahir dari keluarga yang sederhana. Ayahnya seorang tukang becak yang biasa mangkal di pasar sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga namun piawai dalam membuat aneka jenis kue. Tak jarang ibunya mendapatkan pesanan kue untuk acara pengajian, arisan, ulang tahun bahkan banyak kue buatan ibunya yang dititipkan di warung maupun di pasar.
Syaiful sendiri adalah siswa kelas tujuh SMP Tunas Bangsa, Desa Suka Makmur, Banyuwangi, Jawa Timur. Syaiful mempunyai seorang adik perempuan yang masih kecil, berusia tiga tahun. Walaupun berasal dari keluarga sederhana namun di sekolahnya, ia termasuk salah satu siswa berprestasi. Ia acapkali menjuarai Lomba Digital Komputer tingkat sekolah, dengan membuat konten-konten bermanfaat khususnya untuk pelajar. Iapun sering juga menjuarai Lomba Bulu Tangkis tingkat kecamatan.
Syaiful tergolong anak yang sangat rajin, baik di sekolah maupun di rumah. Sehabis pulang sekolah, biasanya Syaiful membantu ibunya berjualan kue keliling dengan sepeda. Kue yang ia jual laris manis. Ibunyapun selalu memberikan bonus uang jajan untuk Syaiful dan iapun selalu menabung bonusnya tersebut.
Dengan skill Syaiful di bidang Digital Komputer, iapun sering mendapatkan penghasilan. Konten-konten yang ia buat banyak disukai dan dijadikan inspirasi oleh audiens. Syaifulpun tak menyangka jika konten-konten yang dibuatnya disukai oleh audiens dan penghasilannya pun selalu ia tabung.
Akhirnya dari tabungannya, iapun dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Syaiful dapat kuliah di Institut Teknologi Bandung. Iapun dapat membeli tanah untuk dibangun beberapa rumah kontrakan. Ia juga membelikan kedua orang tuanya dua kios besar sekaligus. Satu kios akan digunakan oleh ibunya untuk membuka toko aneka kue sementara kios satunya lagi akan digunakan oleh ayahnya untuk membuka bengkel mobil dan motor. Sementara itu Syaiful juga dapat membiayai adiknya sekolah.
Kini keluarga Syaiful dapat hidup bahagia berkat kerja keras mereka selama ini dan iapun meyakini bahwa hasil tidak akan menghianati proses, yang terpenting mau berusaha, pantang menyerah dan selalu berdoa kepada Allah Subhaanahu Wa Ta'ala.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar