Terkadang kewarasan dan kehidupan yang berarti itu perlu diperjuangkan. Hidup yang rumit dan semrawut selalu punya celah untuk membuat kita stres bahkan depresi. Nah, salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menjalani hidup lebih baik dan lebih bahagia adalah dengan bersikap bodo amat/masa bodo.
Bersikap bodo amat itu bukan berarti menghindari masalah. Jangan salah paham, ya, brosis! Jadi, bodo amat itu lebih ke bagaimana kita bisa menyaring masalah, mana yang harus segera dicari solusinya dan mana yang hanya perlu diabaikan saja.
Berikut ini beberapa cara untuk melatih diri bersikap bodo amat/masa bodo:
1. Ingat bahwa kita berhak bahagia.
Seseorang bisa saja terlihat punya gaya hidup yang glamor, namun dalam hatinya terasa hampa. Hidup yang baik dan bahagia seringkali justru bisa dirasakan jika seseorang bisa bodo amat pada hal-hal yang memang sepantasnya diabaikan. Sekarang tinggal brosis yang memilih, ingin bahagia sepenuhnya atau tidak. Karena mungkin saja kebahagiaan terasa tidak lengkap karena terlalu fokus pada hal-hal yang sebenernya gak penting bagi brosis.
2. Jangan terlalu fokus pada hal-hal yang sepantasnya bisa diabaikan.
Seringkali kita malah terjebak dengan berbagai hal atau permasalahan yang hadir sehingga mau tidak mau, kita mencoba untuk menampung semua itu. Pada akhirnya, tidak ada satupun masalah yang terselesaikan, karena terlalu banyak fokus yang terbagi, bahkan untuk hal remeh dan tidak penting. Kehidupan memang memberikan banyak masalah, tapi cobalah untuk mulai menyaring masalah-masalah tersebut hingga hanya tersisa hal yang patut untuk kita pikirkan dan selesaikan. Semua itu bertujuan supaya tidak menyebabkan stres yang berkepanjangan.
3. Sadari kembali bahwa tidak semua hal bisa kita kendalikan. Fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan.
Menghabiskan waktu untuk terus memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali kita hanya akan membuang-buang energi yang seharusnya bisa digunakan untuk hal-hal yang bisa kita kendalikan. Hidup brosis adalah tanggung jawab brosis sendiri. Jangan biarkan tindakan orang lain atau keadaan mengambil kendali penuh atas diri brosis. Belajarlah untuk menjadi pemimpin bagi diri sendiri.
4. Cari tau apa yang sebenarnya layak dipedulikan dan diinginkan.
Simpanlah kepedulian hanya untuk hal-hal besar yang penting seperti, keluarga, teman-teman dan target hidup. Kita harus bisa selektif terhadap hal-hal yang memang perlu menyita perhatian dan kepedulian, karena hal itu adalah bagian dari kedewasaan. Fokus pada hal yang benar-benar kita pedulikan sebab kita tidak mungkin baik-baik saja atau bahagia selalu sepanjang waktu.
5. Percayalah semua akan baik baik saja dengan bersikap bodo amat.
Pada akhirnya, kita akan memahami bahwa semua yang tadinya penting itu ternyata tidak begitu berpengaruh pada hidup. Pelan-pelan akan muncul hal-hal di luar kebiasaan, yang selaras dengan nilai nilai yang membuat hidup lebih tenang. Nilai-nilai itu yang nantinya akan tumbuh bersama diri kita dan membuat kita bisa memaknai kebahagiaan dengan bodo amat.
~ Semoga Bermanfaat ~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar